Rabu, 05 Februari 2014

Tugas 4.3 Pengertian Siklus Produksi


Siklus Produksi merupakan Rangkaian aktivitas bisnis dan operasi pemrosesan data terkait yang terus terjadi yang berkaitan dengan pembuatan produk.  Produksi merupakan inti dari kegiatan perusahaan karena tanpa memproduksi barang atau jasa, perusahaan belum bias disebut mencapai tujuan utamanya, yaitu berupa mendapatkan keuntungan dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. Pada siklus produksi terdapat rangkain kegiatan usaha dan operasi pemrosesan data yang terus terjadi, secara berulang-ulang berkaitan dengan pembuatan produk atau jasa. Informasi akuntansi biaya yang akurat dan tepat waktu merupakan input penting dalam keputusan mengenai hal-hal berikut ini :
• Bauran produk
• Penetapan harga produk
• Alokasi dan perencanaan sumber daya (contoh apakah membuat atau membeli)
• Manajemen Biaya

Aktivitas dalam Siklus Produksi :
1. Desain produk (Perancangan Produk)
2. Perencanaan dan penjadwalan
3. Operasi produksi
4. Akuntansi Biaya

1. Desain Produk (Perancangan Produk)
      Mendesain produk yang memenuhi permintaan dalam hal kualitas, ketahanan, fungsi, dan meminimalkan biaya produksi.

Aktivitas ini menciptakan dua dokumen utama :
- Daftar bahan baku (BOM)
- Daftar operasi (Routing)

2. Perencanaa dan Penjadwalan
     Tujuan dari langkah ini adalah mengembangkan rencana produksi yang cukup efisien untuk memenuhi pesanan yang ada dan mengantisipasi permintaan jangka pendek tanpa menimbulkan kelebihan persediaan barang jadi.
Dua metode perencanaan produksi yang umum :
- MRP-II --> Push manufacturing
- JIT --> Pull Manufacturing

Dokumen yang digunakan dalam perencanaan produksi :
- Jadwal induk produksi (MPS)
- Permintaan bahan baku
- Kartu perpindahan

3. Operasi Produksi
      Salah satu penggunaan TI dalam proses produksi adalah Computer Integrated Manufacturing (CIM)

4. Akuntansi Biaya
Jenis sistem akuntansi biaya :
- Perhitungan biaya pesanan
- Perhitungan biaya proses
Kedua sistem ini membutuhkan akumulasi data mengenai:
- Bahan baku
- Tenaga kerja langsung
- Mesin dan peralatan
- Overhead pabrik

Ancaman dan Pengendalian Siklus Produksi :
Proses / Aktivitas
Ancaman
Prosedure Pengendalian yang dapat diterapkan
Desain Produk
1.      Desain produknya yang kurang baik
Perbaikan informasi tentang pengaruh desain produk atas biaya. Data terinci mengenai biaya jaminan dan produk.
Perencanaa dan Penjadwalan
2.      Kelebihan produksi atau kekurangan produksi
Sistem perencanaan produksi yang lebih baik.

3.      Investasi yang tidak optimal dalam aktiva tetap
Tinjau dan setujui perolehan aktiva tetap, pengendalian anggaran.
Operasi Produksi
4.      Pencurian dan perusakan persediaan dan aktiva tetap
Batasi akses fisik ke persediaan dan aktiva tetap. Dokumentasikan semua perpindahan persediaan sepanjang proses produksi. Identifikasi yang memadai dan tinjau semua transaksi yang melibatkan pembuangan aktiva tetap.
Akuntansi Biaya
5.      Kesalahan pencatatan dan memasukan data mengakibatkan data biaya yang tidak akurat.
Pengendalian edit entri data.
Penggunaan pemindai kde garis jika memungkinkan. Rekonsilasi jumlah yang tercatat dengan perhitungan fisik secara periodic.

6.      Hilangnya data
Buat cadangan dan perencanaan pemulihan dari bencana, batasi akses ke data biaya.

7.      Kinerja yang kurang baik.
Pelaporan yang lebih baik dan tepat waktu.

Kebutuhan Informasi Siklus Produksi dan Model Data 
    Dua kritik utama dari sistem akuntansi biaya tradisional :
- Alokasi biaya overhead yang tidak tepat --> solusinya sistem ABC.
- Ukuran kinerja yang tidak akurat --> model data siklus produksi terpadu.





Selasa, 04 Februari 2014

Tugas 4.2 Pengertian Siklus Pengeluaran

  Siklus pengeluaran (expenditure cycle) adalah rangkaian kegiatan bisnis dan operasional pemrosesan data terkait yang berhubungan dengan pembelian serta pembayaran barang dan jasa (Romney & Steinbert, 2005).

Tujuan siklus pengeluaran:
  • Memastikan bahwa semua barang atau jasa dipesan sesuai kebutuhan.
  • Menerima semua barang yg dipesan dan memastikan barang tsb dalam kondisi baik.
  • Mengamankan barang hingga diperlukan.
  • Memastikan bahwa faktur berkaitan dg barang atau jasa sah dan benar.
  • Mencatat dan mengklasifikasikan pengeluaran dan pengeluaran kas dg cepat dan akurat.
  • Mem-posting kewajiban dan pengeluaran kas pada rekening supplier yg tepat pada buku besar dan buku pembantu hutang.
  • Memastikan bahwa semua pengeluaran kas sesuai dengan pengeluaran yg telah diotorisasi
Diagram Siklus Pengeluaran :

Pada Siklus Pengeluaran terdapat 3 Aktivitas dari Bisnis, yaitu :

1. Memesan Barang, Pesediaan, dan Jasa
         Aktivitas pertama dalam siklus pengeluaran adalah memesan persediaan atau perlengkapan. Keputusan penting yang dibut dalam langkah ini adalah mengidentifikasi apa, kapan, dan berapa banyak yang dibeli, dan dari pemasok mana akan dibeli. Dokumen yang dibuat dalam proses pemesanan barang adalah pesanan pembeliaan (purchase order).

2. Menerima dan Menyimpan Barang, Persediaan, dan Jasa
        Aktivitas kedua dalam siklus pengeluaran adalah penerimaan dan penyimpanan barang yang dipesan. Bagian penerimaan bertanggung jawab untuk mengecek dan menerima kiriman dari para pemasok. Dokumen yang dibuat dalam  proses penerimaan barang adalah laporan penerimaan barang adalah laporan penerimaan (receiving report)

3. Membayar untuk Barang, Persediaan dan Jasa
       Aktivitas ketiga dalam siklus pengeluaran adalah menyetujui faktur penjualan dari vendor untuk pembayran. Bagian utang usaha menyetujui faktur penjualan untuk dibayar dan kasir bertanggung jawab untuk melakukan pembayaran.

didalam Siklus Pengeluaran terdapat Transaksi dan Dokumen, yaitu :
Transaksi
Dokumen
     -          Pengeluaran Kas  
      -          Cek

     -          Retur Pembelian
      -          Memo debit
      -          Dokumen /Nota Pembayaran Biaya

     -          Pembelian Kredit
      -          Permintaan pembelian
      -          Pesanan penerimaan
      -          Laporan penerimaan
      -          voucher
  • Pengendalian Siklus Pengeluaran
Aktivitas Pengendalian
Pemrosesan Penjualan
Penerimaan Kas
Otorisasi transaksi
Pengendalian persediaan
Bagia utang usaha mengotorisasi pembayaran
Pemisahan penugasan
Pengendalian persediaan dipisahkan dari dipisahan dari bagian pembelian dan penyimpanan persediaan. Buku besar utang usaha terpisah dari buku besar.
Pisahkan bagian buku besar pembantu utang usaha, pengeluaran kas, dan buku besar
Supervisi
Bagian penerimaan
Catatan akuntansi
Buku pembantu utang usaha, buku besar, filepermintaan pembelian, filepesanan pembelian, filelaporan penerimaan
File voucher utang, buku pembantu utang usaha, jurnal pengeluaran kas, akun kas di buku besar.
Akses
Keamanan fisik aktiva. Batas akses hanya ke catatan akuntansi di atas
Keamanan yang memandai atas kas. Batas akses ke barbagai catatan akuntansi di atas
Verifikasi independen
Bagian utang dengan merekonsiliasi berbagai dokumen sumber sebelum mencatat kewajiban. Bagian buku besar merekonsiliasi akurasi umum proses tersebut
Peninjauan akhir okeh bagian pengeluaran kas. Rekonsiliasi keseluruhan oleh bagian buku besar. Rekonsiliasi bank secara berkala oleh kontroler


Senin, 27 Januari 2014

Tugas 4.1 Siklus Pendapatan


  •      Pengertian Siklus Pendapatan

Siklus Pendapatan adalah rangkaian aktivitas bisnis dan kegiatan pemrosesan informasi terkait yang terus berlangsung dengan menyediakan barang dan jasa ke para pelanggan dan menagih kas sebagai pembayaran dari penjualan – penjualan tersebut. Siklus Pendapatan juga dapat diartikan sebagai prosedur pendapatan dimulai dari bagian penjualan otorisasi kredit, pengambilan barang, penerimaan barang, penagihan sampai denganpenerimaan kas.
  • Tujuan utama Siklus Pendapatan

Tujuan utama siklus pendapatan adalah menyediakan produk yang tepat di tempat dan waktu yang tepat dengan harga yang sesuai. Selain mempunyai tujuan utama, Siklus Pendapatan pun mempunyai tujuan – tujuan yang lain, diantaranya :
-          Semua transaksi telah diotorisasikan dengan benar
-          Semua transaksi yang dicatat valid (benar-benar terjadi)
-          Semua transaksi yang valid, dan disahkan, telah dicatat
-          Semua transaksi dicatat dengan akurat
-          Aset dijaga dari kehilangan ataupun pencurian

  •        Aktivitas Bisnis Siklus Pendapatan

Untuk melakukan aktivitas dasar bisnis dalam siklus pendapatan, maka dapat dilakukan 4 cara, yaitu :
1.      Penerimaan pesanan dari pelanggan
Hal – hal yang bisa dilakukan dalam aktivitas ini adalah :
-          Mengambil pesanan pelangga
-          Persetujuan kredit
-          Memeriksa ketersediaan persediaan
-          Menjawab permintaan pelanggan
2.      Pengiriman barang
Hal – hal yang bisa dilakukan dalam aktivitas ini adalah :
-          Ambil dan pak pesanan
-          Kirim pesanan
3.      Penagihan dan piutang perusahaan
Hal – hal yang bisa dilakukan dalam aktivitas ini adalah :
-          Penagihan
-          Pemeliharaan data piutang perusahaan
-          Pengecualian : penyesuaian rekening dan penghapusan
4.      Penagihan kas
-          Menangani kiriman uang pelanggan dan menyimpannya ke Bank

  •       Ancaman dan Pengendalian Siklus Pendapatan
Proses / Aktivitas
Ancaman
Procedure pengendalian yang dapat diterapkan
Entri pesanan penjual
1.      Pesanan pelanggan yang tidak lengkap / akurat
Pemeriksaan edit entri data

2.      Penjualan secara kredit ke pelanggan yang memiliki catatan kredit buruk
Persetujuan kredit oleh manajer bag. Kredit bukan oleh fungsi penjualan: catt yang akurat atas saldo rek. pelanggan

3.      Legitimasi pesanan
Ttd diatas dokumen kertas, ttd digital dan sertifikat digital untuk e-biz

4.      Habisnya persediaan
Sistem pengendalian persediaan
Pengiriman
1.      Kesalahan pengiriman : barang, jumlah dan alamat
Rekonsiliasi pesanan penjulana dengan kartu pengambilan dan slip pengepakan: pemindai kode garis Pengendalian aplikasi entri data

2.      Pencurian persediaan
Batasi akses fisik ke persediaan
Penagihan dan piutang usaha
1.      Kegagalan untuk menagih pelanggan
Pemisahan fungsi pengiriman dan penagihan

2.      Kesalahan dalam penagihan
Pengendalian edit entri data Daftar harga

3.      Kesalahan dalam memasukan data ketika memperbarui piutang usaha
Rekonsiliasi buku pembantu piutang usaha dengan buku besar: laporan bulanan ke pelanggan
Penagihan kas
1.      Pencurian kas
Pemisahan tugas; minimalisasi penanganan kas; kesepakatan lockbox; konfirmasikan pengesahan dan penyimpanan semua penerimaan Rekonsiliasi periodic laporan bank dengan catt seseorang yang tidak terlibat dalam pemrosesan penerimaan kas
Masalah pengendalian umum
1.      Kehilangan data
Prosedur cadangan dan pemulihan dari bencana; pengendalian akses (secara fisik dan logis)

2.      Kinerja yang buruk
Persiapan dan tinjauan laporan kinerja

sumber : http://dwiisti-dwiistiyan.blogspot.com/2013/01/siklus-pendapatan.html